edisi/ist.
EDISI.CO, BATAM- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam menghadirkan inovasi layanan untuk pembayaran PBB-P2. Inovasi yang diberi nama Transpormasi Akses Pajak Non Tunai via QRIS (POSPBB) 2.0 ini, memfasilitasi masyarakat melakukan pembayaran PBB-P2 melalui Quick Response Indonesian Standard (QRIS).
Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah, menuturkan hadirnya layanan POSPBB 2.0 ini telah mengungkit angka pembayaran PBB-P2 secara signifikan. Utamanya pada transaksi pembayaran menggunakan QRIS.
“Jadi banyak masyarakat yang membayar PBB-P2 menggunakan QRIS yang ada di layanan POSPBB 2.0,” kata Azmansyah.
Pada prosesnya, lanjut Azmansyah, POSPBB 2.0 ini sangat memudahkan masyarakat. Mereka yang ingin melakukan pembayaran cukup mengakses laman epbb.batam.go.id. Di sana warga akan dituntun untuk mencocokkan Nomor Objek Pajak (NOP), jumlah tagihan, sampai pada pilihan layanan pembayaran.
Azmansyah mengatakan layanan POSPBB 2.0 ini akan terus dikembangkan. Harapannya masyarakat akan semakin mudah dan nyaman menerima layanan dari pemerintah.
Baca juga: Batam Innovation Award 2025, Pemko Batam Beri Penghargaan pada OPD hingga Sekolah Inovatif
Sebelumnya, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan POSPBB 2.0 akan mewakili pemerintah Kota (Pemko) Batam pada ajang inovasi tingkat Nasional tahun ini. POSPBB 2.0 yang digagas Bapenda Kota Batam, kata Amsakar, telah melalui serangkaian tahapan. Mulai dari paparan, sampai ke tahap penilaian dari tim juri yang langsung datang ke Batam.
Amsakar optimis inovasi yang memudahkan masyarakat menunaikan kewajibannya membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) akan bersaing dengan daerah lain.
“Inovasi POSPBB 2.0 ini mampu megungkit pendapatan kita dari sektor PBB. Dan berpotensi menjadi juara.”
Lebih lanjut, Amsakar meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam untuk terus berinovasi. Agar layanan ke masyarakat semakin baik ke depannya.