
Edisi/kemenag.go.id
EDISI.CO, INTERNASIONAL– Musabaqah Menghafaz Al-Qur’an dan Pemahamannya (MHQ) di Brunei Darussalam pada 5 dan 6 April 2023 memunculkan dua nama hafidz asal Indonesia sebaai pemenang. Pertama, Muhammad Bagus Ma’shum yang berhasil meraih juara pertama pada cabang hafalan 30 juz putra. Kedua, Rahmiyatul Khairat yang berhasil meraih juara ketiga pada cabang hafalan 10 juz putri.
Sebelumnya, Muhammad Bagus Ma’shum juga pernah menorehkan prestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional 2022 di Banjarmasin. Ia yang saat itu merupakan delegasi dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berhasil meraih juara pertama dalam cabang Tafsir Al-Qur’an Putra.
Sementara, dalam kesempatan yang sama, Rahmiyatul Khairat juga berhasil mengukir prestasi. Gadis asal Medan yang tercatat sebagai santri Ma’had Tahfizhil Daarut Taufiq ini berhasil meraih juara kedua cabang Tahfizh 10 Juz Putri.
Baca juga: DPRD Batam Imbau Perusahaan Tak Tunda THR
Gelaran event yang diselenggarakan pada 14 dan 15 Ramadan 1444 H/2023 ini diikuti delegasi dari negara yang tergabung dalam Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura(MABIMS).
“Alhamdulillah bertepatan dengan malam 17 Ramadan, tadi diumumkan bahwa dua hafidz Indonesia dapat mempersembahkan juara dalam ajang MHQ ini,” ujar Kepala Bagian Kerja Sama Luar Negeri Kemenag, Khoirul Huda Basyir, yang mendampingi para hafidz, di Brunei, Jumat (7/4/2023) seperti termuat dalam laman kemenag.go.id.
Capaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan hafidz dan hafidzah di Indoesia telah berlangsung dengan baik. Para penghafal Qur’an Indonesia dapat bersaing di level internasional.
“Kita berharap prestasi-prestasi ini dapat menjadi keberkahan juga bagi Indonesia,” ungkapnya.