
Kepala Bapenda Batam, Raja Azmansyah dalam kegiatan Bulan Panutan PBB-P2 tahun 2023 di Hotel Planet Holiday Batam, Rabu (15/3/2023) siang-Edisi/Irvan F.
EDISI.CO, BATAM– Dalam rangka meningkatkan layanan kepada masyarakat, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam menganggarkan unit kendaraan berupa mobil dengan konsep one stop service. Hal tersebut disampaikan Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah.
“Konsep mobil ini kita anggarkan di tahun 2023 ini, mobil yang one stop service. Jadi mobil itu nanti selain bisa menjangkau masyarakat juga terdapat layanan PBB lainnya. Seperti pendaftaran baru, mutasi, maupun perubahan-perubahan lainnya,” tutur Raja saat ditemui usai kegiatan Bulan Panutan PBB-P2 tahun 2023 di Hotel Planet Holiday Batam, Rabu (15/3/2023) siang.
Ia menambahkan, hal ini karena sistem pembayaran PBB di tahun 2023 sudah mengunnakan sistem online. Sehingga dengan adanya mobil layan tersebut, perubahan-bisa dilakukan langsung dilapangan dengan webdesk.
Baca juga: PBB-P2 Batam Capai Rp46 Miliar di Triwulan Pertama 2023
“Mobil ini kita targetkan di semester pertama sudah selesai, sehingga nantinya bisa digunakan dalam kegiatan saat roadshow PBB di 12 kecamatan yang ada di kota Batam,” sambung Azmansyah.
Selain itu, Raja menjelaskan bahwa, pada tahun 2023 ini Bapenda Kota Batam mengeluarkan beberapa kebijakan keringanan PBB-P2 diantaranya yakni keringanan sebesar 10 persen pada triwulan pertama (Januari-Maret) 2023 dan 5 persen pada triwulan kedua (April-Juni) 2023.
“Untuk prasarana pendidikan dan prasarana kesehatan itu sebesar 50 persen. Kemudian keringanan sebesar 100 persen untuk sarana penunjang rumah ibadah serta NJOP kurang dari Rp30 juta,’ lanjut Raja.
Beragam stimulus yang diberikan tersebut, lanjut Raja, meningkatkan antusiasme wajib pajak untuk melakukan pembayaran di awal.
“Biasanya orang membayar PBB di akhir ( bulan agustus) menunggu jatuh tempo. Tapi dengan stimulus berupa relaksasi pajak yang kami berikan, masyarakat banyak membayar di awal,” sambungnya
Raja Azmansyah juga menyebutkan, Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) mencapai angka Rp46 miliar, angka tersebut telah melebihi target yakni Rp30 miliar.
Ia meyakini, seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat Batam, target PBB-P2 tahun 2023 sebesar Rp258 miliar dapat tercapai dengan optimal.
Sebelumnya, pada tahun 2022 PBB-P2 kota Batam mencapai angka Rp212 miiar dan 2021 sebesar Rp187 miliar.
Penulis: Irvan F.